Bagaimana Cara Membuat Artikel Berkualitas? Simak Disini

Cara Membuat Artikel Berkualitas

Tahukan Anda, Bagaimana Cara Membuat Artikel Berkualitas?

Dalam standar SEO (search engine optimization), tahapan penting yang wajib anda ketahui, yakni bagaimana cara membuat artikel yang baik, menjadi kewajiba yang tidak boleh anda lalaikan.

Saat ini, standar SEO bukan hanya kaidah – kaidah robot google saja yang perlu di sesuaikan, tapi juga, artikel yang bahasanya bisa diserap oleh semua kalangan seperti contoh artikel-artikel yang ada di opini surat kabar harian baik nasional maupun regional, menjadi penting adanya.

Dibawah ini kami sajikan beberapa langkah – langkah, bagaimana cara membuat artikel berkualitas di mata pencarian Google dan mempermudah anda dalam mendatang banyak pengunjung sehingga aliran rupiah pun menjadi semakin mudah.

Buat Topik Artikel Yang Sesuai Kata Kunci Hasil Riset

Riset kata kunci merupakan pokok pertama dalam tahapan / cara membuat konten berkualitas, hal ini wajib anda lakukan, agar anda menjadi betul – betul mudah dalam melakukan penjabaran informasinya nanti

Iya, penentuan topik artikel pasti akan menjadi hal pertama yang wajib anda tentukan. Cara menentukannya, anda dapat mulai dengan melakukan riset terlebih dahulu, baik di search engine, medsos atau hal – hal yang sedang trend saat ini.

Tujuan dari riset, ya tiada lain agar anda mendapatkan target kata kunci sehingga pembahasan konten anda menjadi tertarget dan robot google pun faham tentang kualitas dan target kata kunci anda di konten tersebut.

Untuk mudah nya, anda dapat mencoba dengan mencari kata kunci – kata kunci yang sedang trend di Google Trend.

Anda cukup masukan satu atau dua kata di kotak pencarian di Google Trend, lalu pilih wilayah pencarian/target, selanjutnya anda tinggal enter, maka google akan menampilkan kata kunci yang anda bidik tadi bagaimana trend pencarinya dari bulan ke bulan hingga 1 tahun kebelakang.

Mengapa menentukan topik ini jadi penting?

Iya, tentunya topik di sini bukanlah judul sehingga anda tidak perlu berpikir terlalu matang. Anda hanya perlu membatasi ruang berpikir anda agar tidak keluar dari topik pembahasan sehingga anda tetap dapat lebih terfokus dalam pembahasan.

Dengan menentukan topik, anda juga semakin mudah dalam mencari dan menentukan ide pokok dari turunan topik tersebut.

Misal, topik anda tentang internet untuk pelajar, maka ide turunan tersebut bisa berupa manfaat internet bagi pelajar, dampak negatif internet bagi pelajar, keuntungan internet bagi pelajar dan lain sebagainya.

Perhatikan Awalan Kata Setiap Paragraf

Dalam hal menulis, kata pembuka setiap paragraf ini bisa menjadi masalah bila terlalu umum. Salah satu yang menjadi sebab adalah karena tidak tahu paragraf harus berisi ide pokok seperti apa.

Hal ini memang tidak mudah, tergantung sejauh mana jam terbang anda dalam menulis artikel. Menjadi penulis memang butuh proses, namun bukan berarti harus menunggu waktu yang lama.

Dengan sering menulis dan terus mencoba baik menulis artikel – artikel yang ada pada media massa, media cetak atau artikel dari blogger terkenal lainnya.

Dengan memberikan penekanan yang tepat pada kata pembuka setiap paragraf, ini akan menjadikan ide paragraf yang menjadi lebih hidup.

Diantara kata pembuka yang dapat anda optimalkan seperti “Sudah menjadi, Bukan hal yang mudah, Meskipun demikian, Berita baiknya, dan seterusnya ”.

Agar anda semakin lancar dalam menulis artikel, maka anda juga bisa mendengarkan para presenter berita, bagaimana mereka menyampaikan kata – kata nya dengan teratur. Coba anda perhatikan setiap awal kata yang mereka ucapkan.

Dengan semakin sering hal diatas anda lakukan, ide anda untuk mengembangkan paragraf akan semakin terbuka lebar nantinya.

Mengapa begitu? Ya, tentu pada dasarnya setiap awal paragraf, akan mencerminkan bagaimana ide pokok setiap paragraf yang akan terurai nanti di paragraf – paragraf berikutnya.

Hindari Pola Benar dan Salah Kalimat Anda

Bagi seorang penulis, apa yang tertuliskan tersebut, pastinya merupakan bagian dari cerminan atau mood penulis saat ia menuliskan naskahnya tersebut.

Maka jika anda sebagai seorang penulis, sebaiknya jangan terpaku dengan tata bahasa dan kata-kata baku. Jika anda ingin menjadi penulis prinsip seperti ini harus anda hindari terlebih dahulu.

Apa yang telintas saat kini, anda uraikan saja dalam bait – bait naskah anda, mengenai penataan benar dan salah nya, itu bisa di perbaiki kemudian saat sudah nyaman.

Mengapa harus demikian?

Iya tentunya, ide – ide yang spontan tersebut perlu dan wajib anda catat dengan cepat, saat sudah anda lakukan, maka suatu saat anda bersantai, dapat dengan mudah untuk menguarikannya secara lebih detail.

Ide adalah modal berharga untuk menghadirkan efek kemanfaatan bagi pembaca. Oleh karena itu anda harus memastikan ide tersebut tidak terlepas dari isi artikel anda.

Apabila hal – hal diatas telah anda selesaikan dengan baik, suatu saat adan anda membaca ulang dan mengeditnya jika diperlukan.

Dengan demikian, anda tidak akan pernah kehilangan ide pokok dalam suatu pembahasan bakal artikel anda tersebut.

Menulislah Seolah – olah Anda Sedang Berbicara Dengan Pembaca

Tidak  sedikit dan menjadi bagian yang kurang baik, kalau seorang penulis tidak mampu menyampaikan kalimat komunikatif terhadap tulisannya.

Seyogyanya seorang penulis merupakan seseorang yang mampu menyajikan hidangan untuk pembaca. Jika tulisan terasa sulit dipahami, maka pembaca bisa saja mengabaikan tulisan anda tersebut.

Bila seorang penulis merasa tida peduli dengan pembaca, maka ini merupakan kesalahan terbesar. Pembaca akan senang kalau mereka terhibur, mendapatkan manfaat dan dihargai oleh penulis melalui artikel.

Cobalah dengan membiasakan menulis dengan dan menyapa para pembaca anda dengan kata “Anda”. Kata ini lebih menunjukkan bahwa anda menghargai pembaca anda.

Kriteria pembaca juga perlu anda ketahui, misal seperi tingkat pendidikan atau yang lain. Usahakan artikel tersebut tidak mengandung kata yang sulit dimengerti.

Tidak Perlu Terpaku Pada Jumlah Kata Dalam Konten

Bila anda sebagai seorang penulis, terlalu terpaku pada standar jumlah kata, ini akan menjadi tidak baik.

Mengapa demikian?

Iya, tentunya, bagaimana bisa sebuah topik yang perlu panjang pembahasannya, tapi anda persingkat, ini dapat berakibat penyampaian informasi menjadi tidak sempurna kepada pembaca anda.

Walaupun sebaiknya, menulis tersebut diatas 300 kata, sebagaimana hal yang dianjurkan dalam ilmu SEO, tapi tentunya, ini juga kembali kepada topik yang anda sampaikan.

Bila anda mampu menulis diatas 300 kata yang jelas, ini sudah cukup, tapi bila tidak, dibawah 300 kata, tapi penyampaikan informasi sudah terpenuhi, ya sudah, anda tidak perlu menghiraukan standar penulisan

Bila anda memaksakan pada standar kualitas konten, yang akhirnya malah mengakibatkan konten anda terkesan “ember” terlebih adanya kata atau kalimat yang berulang – ulang.

Maka, sebagai bahan, agar anda dapat menulis panjang, maka anda perlu menentukan konsep sepperti : pendahuluan, isi dan penutup dalam bakal konten anda nanti.

Bagaimana apabila anda sedang kehabisan ide?

Cara termudah, anda dapat membaca artikel orang lain agar ide – ide anda cepat terlahir.

Dari melihat artikel orang lain tersebut, anda akan semakin yakin dalam menyajikan informasi yang berharga untuk para pembaca artikel anda nantinya.

Demikian aritkel cara membuat artikel berkualitas ini, semoga bermanfaat dan mempermudah anda dalam menulis artikel yang benar di mata pencarian Google dan yang paling terpenting adalah anda harus konsisten dalam menjalankan tugasnya jangan sampai setengah – setengah.

Silahkan bagikan artikel Cara Membuat Artikel Berkualitas ini, semoga semakin menginspirasi orang lain dalam menulis. Salam semangat !!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

id Indonesian
X
Untuk melihat konten kami, silahkan matikan "adblock" anda
Refresh