Intips Membangun Team Work Ala Lebah

Membangun Team Work

Ketahui Bagaimana Membangun Team Work Ala Lebah

Lebah (tawon madu) merupakan salah satu hewan yang memiliki keunikan tersendiri. Ada banyak sekali yang dapat kita pelajari dari seekor lebah yang merupakan hewan yang memiliki banyak manfaat.

Kira-kira apa saja yang bisa kita pelajari dari kehidupan makhluk lebah ini?

Mudah saja rupanya, Anda cukup berdiri di depan sarang lebah dan mengamati makhluk pekerja keras itu, maka Anda akan mendapatkan pelajaran hebat tentang bagaimana menjadi sukses. Percaya tak percaya, itulah yang dikemukakan oleh seorang profesor di Tamil Tandu Agricultural University, Dr N Ganapathy.


Berdasarkan beberapa pendapat yang menyatakan bahwa dalam satu sarang komunitas lebah mencapai 40.000-60.000 dan ada yang berpendapat antara 25.000 – 100.000 anggota (ekor). Setiap lebah (tawon) memiliki tugas masing-masing dalam sarangnya.

Dari puluhan ribu lebah pekerja hanya diketuai oleh satu ratu yang dijaga ketat dari marabahaya oleh anggotanya yang ditugaskan untuk melindunginya. Sementara yang lainnya bekerja sesuai posnya masing-masing.

Adapun lebah-lebah pekerja bertugas mencari sari-sari bunga (nectar) dengan menggunakan lidah panjangnya yang berbentuk seperti tabung. Lebah-lebah ini sangat selektif sekali dalam memilih bunga, dimana mereka mengambil nectar-nya dan bisa berkeliling hingga dua mil jauhnya hanya untuk mencari bunga yang tepat. Lebah pada umumnya tertarik dengan warna (lebih suka warna kuning dan biru) dan bau bunga tersebut.

Tidak malukah manusia terhadap binatang Lebah (tawon) yang memiliki kemampuan membangun team work yang solid sehingga tertata rapi dalam kepemimpinannya?

Lebah (tawon) merupakan hewan yang sangat bermanfaat bagi umat manusia, bahkan Nabi Muhammad SAW pernah bersabda “madu merupakan obat dari segala penyakit (Al-Hadits).

Dalam surat An-Nahl: 69 Allah berfirman, “Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang enyembuhkan bagi manusia”.

Disamping madu sangat bermanfaat, serbuk lebah juga mengandung manfaat yang luar biasa. Menurut Dr. Lunden bahwa serbuk lebah memiliki kandungan thiamine, riboflavin, asam nikotin, pyridoxine, asam panthotenic, biotin, asam foli,dan vitamin B 12.

Dari uraian di atas dapat terlihat betapa hebatnya hewan lebah ini, yang mampu membangun team work sebegitu rapinya dan menghasilkan yang terbaik bagi makhluk yang lainnya. Dari pola kehidupan lebah ini mestinya menjadi inspirasi tersendiri bagi setiap manusia sebagai makhluk yang berakal dan untuk diaplikasikan dalam kehidupan nyata. 


Berikut kami uraikan gambaran umum yang dapat di ambil sebagai pelajaran bagaimana Lebah (tawon) dalam membangun team work nya ini :

Pertama, Soliditas dan cara membangun team work.

Diketahui bahwa Ratu Lebah mampu memimpin puluhan ribu bahkan ratusan ribu Lebah lainnya dalam satu komunitas. Ratu Lebah membagi tugas lebah-lebah lainnya dengan tugas yang berbeda-beda baik dari aspek Hankam, pembangunan dan ekonomi yang meliputi pengadaan bahan dan pencari sari-sari bunga.

Ratu Lebah sebagai pemimpin tunggal telah menerapkan unsur-unsur manajemen dalam kepemimpinannya. Menurut As-Sayyid al-Hawary unsur-unsur manajemen meliputi “Planning (التخطيط), Organising (التتظيم), Commanding (إصدارالأوامر), Coordinating (التنسيق), Controlling (الرقابة) (ِAs-Sayyid Mahmud al-Hawary, 1976, Cet., III;542).

Jika setiap model kepemimpinan setiap organisasi dapat mengadopsi sistem lebah dalam membangun team work nya, maka tidak akan heran bila organisasi tersebut menjadi kuat dan solid. Hal ini sangat beralasan karena Lebah memiliki manajemen yang aplikatif, pekerja keras, tunduk kepada pimpinannya, amanah sesuai tugas yang diembannya.

Kedua, Lebah hanya mengkonsumsi sari-sari bunga yang terbaik walaupun ia setiap harinya harus mencari sari-sari itu sampai sejauh 2 mil.

Hal ini tentunya menjadi penting bagi setiap upaya manusia dalam pekerjaannya, agar tetap teguh, tegar dan jujur dalam mencari dan mendapatkan hasil nafkahnya (halalan toyyiban). Karena kuantitas harta benda bukan menjadi tujuan tetapi bagaimana kualitas harta benda itu sendiri. Dengan kualitas harta ini manusia akan hidup layak dan penuh berkah.

Ketiga, Mengambil sari-sari bunga terbaik untuk memberikan manfaat dari sesama.

Dengan hanya mengkonsumsi yang baik, maka hasilnya pun menjadi sesuatu yang terbaik dan mampu memberi manfaat bagi orang lain, yang terciptanya makanan yang halal toyyiban, tentunya hal ini yang menjadi idaman setiap insan.

Keempat, Bekerja keras

Setiap Lebah yang sedang bekerja akan terus-terusan bekerja dengan giat, seolah-olah nasib kawanannya sedang dipertaruhkan di tangannya. Tak ada keberhasilan yang bisa diraih tanpa kerja keras dan ketekunan. mereka yang bermalas-malasan hanya akan semakin tertinggal dan tergeser oleh yang bekerja keras. Bekerja keras juga berarti bekerja secara profesional dan efektif dalam penggunaan waktu kerja.

 

Baca Juga :   Manfaat Website Pribadi Untuk Branding & Bisnis

Kelima, Pembagian tugas yang terstruktur

Tentunya karena masing-masing lebah memiliki peran dan job desk masing-masing, serta menguasai perannya dengan baik. Secara genetik mereka diprogram untuk tidak menyalahi wilayah yang bukan merupakan wewenangnya. Jika seorang pekerja mampu mengetahui perannya dalam perusahaan dengan baik dan menguasai peran tersebut, maka kinerjanya akan meningkat dan perlahan mengantarkannya pada kesuksesan. Begitu juga jika perusahaan mampu menerapkan hal ini, maka tak akan ada konflik peran.

Meski memiliki peran berbeda-beda, kawanan lebah hanya memiliki satu tujuan yang sama. Begitu juga dengan perusahaan. Pemimpin harus mampu menjabarkan tujuan profesional secara jelas, sehingga para karyawan dengan berbagai macam peran bersama-sama melangkah untuk satu tujuan pasti di masa depan.

Keenam, Bekerja Tepat waktu

Ketepatan waktu adalah etika profesional umum yang tak jarang dilanggar oleh semua orang. Bagi lebah, tak boleh ada kata terlambat. Mereka bergantung pada matahari saat mencari makan, sehingga lebah akan berangkat ketika matahari terbit dan pulang saat matahari terbenam. tepat waktu adalah cara lebah untuk mendapatkan hasil optimal.

Begitu juga bagi pekerja atau karyawan perusahaan. Tepat waktu juga akan memberikan hasil optimal karena pekerja menggunakan waktunya dengan efektif. Selain itu dengan tepat waktu, Anda tak akan mengalami stres karena terlambat.

Ketujuh, Memiliki Semangat Kerja sama

Kerja sama bagi lebah lebih penting dibandingkan dengan kompetisi. Tak seperti yang ada saat ini, dunia kerja sarat akan kompetisi, terutama pada perusahaan yang besar dan aktif. Banyak yang paranoid, seolah kedudukannya akan tergeser jika tak berkompetisi. Namun tidak bagi lebah. Mereka tahu bahwa mereka tak mungkin bisa mencapai tujuan seorang diri, sehingga mereka bekerja sama dan hidup secara rukun dengan rekannya.

Begitu juga dengan karyawan dan perusahaan. Menyatukan pengetahuan dan pengalaman, serta saling bekerja sama akan membuat pekerjaan menjadi efektif. Tak ada konflik yang terjadi. Masing-masing orang menghormati kontribusi dan peran dari rekannya.

Kedelapan, Mendahulukan Kewajiban daripada Hak

Bagi lebah, kepentingan kawanannya adalah yang harus diutamakan terlebih dahulu, baru kemudian kepentingan pribadinya. Mereka bekerja mengambil madu untuk kepentingan kawanan. begitu juga dengan lebah yang bertugas menjaga sarang, semuanya dilakukan demi kepentingan kawanan. Mungkin terlihat tak menyenangkan karena harus banyak berkorban.

Namun, dengan mendahulukan kepentingan kawanannya, sistem kerja lebah berjalan dengan lancar, karena semua mengesampingkan ego pribadinya dan bersama-sama membangun kawanannya. Coba bayangkan jika lebah penjaga tak mau menjaga sarang karena egonya? Maka sarang dan seluruh kawanannya akan terancam rusak dan mati.

Kesembilan, Rasa Setia

Loyalitas adalah kunci kelangsungan hidup jangka panjang. Lebah setia terhadap pekerjaan yang mereka lakukan. Jika mereka membutuhkan waktu yang lama untuk mengambil madu dari satu bunga, maka mereka akan melakukannya terus-menerus.

Pekerja yang baik juga harus setia pada pekerjaannya. Tak mudah berpaling dan tekun. Begitu juga karyawan yang bekerja untuk perusahaan harus setia terhadap aturan, seperti jam kerja.

Demikianlah sumber inspirasi yang dapat Anda peroleh dengan mengamati bagaimana komunitas Lebah dalam membangun team work nya yang sangat kuat dan solid. Bila Anda mampu mengikutinya, maka kesuksesan akan semakin dekat.

Silahkan bagikan artikel Bagaimana Membangun Team Work Ala Lebah ini, agar menjadi kebermanfaatan untuk semua orang.

Baca Juga :   Mematahkan Mitos NEM, IPK dan Rangking TANPA Sekolah

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Untuk melihat konten kami, silahkan matikan "adblock" anda
Refresh